"Selamat Menghidupkan 10 Ramadhan Terakhir 2017"

Cari Tips MOTIVASI Blog Lain Di Sini!

Custom Search

Showing posts with label Peribadi dan Family. Show all posts
Showing posts with label Peribadi dan Family. Show all posts

Monday, May 9, 2011

Hari-Hari adalah Hari Ibu!! Salam Hari Ibu


HARI-HARI ADALAH HARI IBU! 
Di kesempatan ini, saya ingin mengucapkan jutaan terima kasih dan setinggi penghargaan kepada emak saya, Pn Rohani Bakar atas kesungguhannya membesarkan saya menjadi seseorang yang mempunyai sifat manusiawi dan insani. Semoga setiap denyut nadi yang saya sumbang segalanya hanya kerana-Nya hasil didikan bonda saya memberikan keberkatan pada hidup saya dan bonda. 

"Ya Allah, ampunkanlah dosa mak dan ayahku dan rahmatilah kedua-dua yang telah membesarka aku sejak kecil lagi"

Salam Hari Ibu buat semua ibu di seluruh dunia.

Saturday, June 19, 2010

Al Fatihah!-Buat Arwah Kekanda Mohamad Nadmin Sulaiman-Semoga berbahagia di sana bersama para solehin!

Saya ingin mengucapkan Jazakumullah khairan Jaza' kepada semua yang sudi mendoakan, menziarahi dan membantu majlis pengebumian Arwah Abang saya, Mohamad Nadmin Sulaiman pada 15 Mac 2010 bersamaan 3 Rejab 1431H. Semoga rohnya dicucuri rahmat dan ditempatkan bersama para solehin. Mari kita kirimkan doa untuknya. Al Fatihah!

Berikut disertakan tazkirah KEMATIAN yang dipetik dari sesawang http://ustazazhar.com


Datangnya Kematian Menurut Al Qur’an :


1. Kematian bersifat memaksa dan siap menghampiri manusia walaupun kita berusaha menghindarkan resiko-resiko kematian.

Katakanlah: “Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh”. Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati. (QS Ali Imran, 3:154)

2. Kematian akan mengejar siapapun meskipun ia berlindung di balik benteng yang kokoh atau berlindung di balik teknologi kedokteran yang canggih serta ratusan dokter terbaik yang ada di muka bumi ini.
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: “Ini adalah dari sisi Allah”, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)”. Katakanlah: “Semuanya (datang) dari sisi Allah”. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun? (QS An-Nisa 4:7 8)

3. Kematian akan mengejar siapapun walaupun ia lari menghindar.
Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”. (QS al-Jumu’ah, 62: 8)

4. Kematian datang secara tiba-tiba.
Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS, Luqman 31:34)

5. Kematian telah ditentukan waktunya, tidak dapat ditunda atau dipercepat
Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS, Al-Munafiqun, 63:11)

Dahsyatnya Rasa Sakit Saat Sakaratul Maut

Sabda Rasulullah SAW : “Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang” (HR Tirmidzi)

Sabda Rasulullah SAW : “Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek ?” (HR Bukhari)

Atsar (pendapat) para sahabat Rasulullah SAW .

Ka’b al-Ahbar berpendapat : “Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang dimasukkan kedalam perut seseorang. Lalu, seorang lelaki menariknya dengan sekuat-kuatnya sehingga ranting itupun membawa semua bagian tubuh yang menyangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa”.

Imam Ghozali berpendapat : “Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bagian orang yang sedang sekarat merasakan dirinya ditarik-tarik dan dicerabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, dari setiap akar rambut dan kulit kepala hingga kaki”.

Imam Ghozali juga mengutip suatu riwayat ketika sekelompok Bani Israil yang sedang melewati sebuah pekuburan berdoa pada Allah SWT agar Ia menghidupkan satu mayat dari pekuburan itu sehingga mereka bisa mengetahui gambaran sakaratul maut. Dengan izin Allah melalui suatu cara tiba-tiba mereka dihadapkan pada seorang pria yang muncul dari salah satu kuburan. “Wahai manusia !”, kata pria tersebut. “Apa yang kalian kehendaki dariku? Limapuluh tahun yang lalu aku mengalami kematian, namun hingga kini rasa perih bekas sakaratul maut itu belum juga hilang dariku.”

Proses Sakaratul Maut
“Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kamu tangisi boleh berbicara, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kamu sekelian, niscaya kamu akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kamu sendiri”. (Imam Ghozali mengutip atsar Al-Hasan). 

Proses sakaratul maut bisa memakan waktu yang berbeda untuk setiap orang, dan tidak dapat dihitung dalam ukuran detik seperti hitungan waktu dunia ketika kita menyaksikan detik-detik terakhir kematian seseorang. Mustafa Kemal Attaturk, bapak modernisasi (sekularisasi) Turki, yang mengganti Turki dari negara bersyariat Islam menjadi negara sekular, dikabarkan mengalami proses sakaratul maut selama 6 bulan (walau tampak dunianya hanya beberapa detik), seperti dilaporkan oleh salah satu keturunannya melalui sebuah mimpi.

Rasa sakit sakaratul maut dialami setiap manusia, dengan berbagai macam tingkat rasa sakit, ini tidak terkait dengan tingkat keimanan atau kezhaliman seseorang selama ia hidup. Sebuah riwayat bahkan mengatakan bahwa rasa sakit sakaratul maut merupakan suatu proses pengurangan kadar siksaan akhirat kita kelak. Demikianlah rencana Allah. Wallahu a’lam bis shawab.

Sakaratul Maut Orang-orang Zhalim

Imam Ghozali mengutip sebuah riwayat yang menceritakan tentang keinginan Ibrahim as untuk melihat wajah Malaikatul Maut ketika mencabut nyawa orang zhalim. Allah SWT pun memperlihatkan gambaran perupaan Malaikatul Maut sebagai seorang pria besar berkulit legam, rambut berdiri, berbau busuk, memiliki dua mata, satu didepan satu dibelakang, mengenakan pakaian serba hitam, sangat menakutkan, dari mulutnya keluar jilatan api, ketika melihatnya Ibrahim as pun pingsan tak sadarkan diri. Setelah sadar Ibrahim as pun berkata bahwa dengan memandang wajah Malaikatul Maut rasanya sudah cukup bagi seorang pelaku kejahatan untuk menerima ganjaran hukuman kejahatannya, padahal hukuman akhirat Allah jauh lebih dahsyat dari itu.

Kisah ini menggambarkan bahwa melihat wajah Malakatul Maut saja sudah menakutkan apalagi ketika sang Malaikat mulai menyentuh tubuh kita, menarik paksa roh dari tubuh kita, kemudian mulai menghentak-hentak tubuh kita agar roh (yang masih cinta dunia dan enggan meninggalkan dunia) lepas dari tubuh kita ibarat melepas akar serabut-serabut baja yang tertanam sangat dalam di tanah yang terbuat dari timah keras.

Itulah wajah Malaikatul Maut yang akan mendatangi kita kelak dan memisahkan roh dari tubuh kita. Itulah wajah yang seandainya kita melihatnya dalam mimpi sekalipun maka kita tidak akan pernah lagi bisa tertawa dan merasakan kegembiraan sepanjang sisa hidup kita.

Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawamu”. Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya. (QS Al-An’am 6:93)

(Yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat lalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata); “Kami sekali-kali tidak mengerjakan sesuatu kejahatan pun”. (Malaikat menjawab): “Ada, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan”. Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu. (QS, An-Nahl, 16 : 28-29)

Di akhir sakaratul maut, seorang manusia akan diperlihatkan padanya wajah dua Malaikat Pencatat Amal. Kepada orang zhalim, si malaikat akan berkata, “Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik, engkaulah yang membuat kami terpaksa hadir kami ke tengah-tengah perbuatan kejimu, dan membuat kami hadir menyaksikan perbuatan burukmu, memaksa kami mendengar ucapan-ucapan burukmu. Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik ! “ Ketika itulah orang yang sekarat itu menatap lesu ke arah kedua malaikat itu.

Ketika sakaratul maut hampir selesai, dimana tenaga mereka telah hilang dan roh mulai merayap keluar dari jasad mereka, maka tibalah saatnya Malaikatul Maut mengabarkan padanya rumahnya kelak di akhirat. Rasulullah SAW pernah bersabda, “Tak seorangpun diantara kalian yang akan meninggalkan dunia ini kecuali telah diberikan tempat kembalinya dan diperlihatkan padanya tempatnya di surga atau di neraka”.

Dan inilah ucapan malaikat ketika menunjukkan rumah akhirat seorang zhalim di neraka, “Wahai musuh Allah, itulah rumahmu kelak, bersiaplah engkau merasakan siksa neraka”. Naudzu bila min dzalik!

Sakaratul Maut Orang-orang Yang Bertaqwa

Sebaliknya Imam Ghozali mengatakan bahwa orang beriman akan melihat rupa Malaikatul Maut sebagai pemuda tampan, berpakaian indah dan menyebarkan wangi yang sangat harum.

Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: “Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?” Mereka menjawab: “(Allah telah menurunkan) kebaikan”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa, (yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa. (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): “Assalamu alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan”. (QS, An-Nahl, 16 : 30-31-32)

Dan saat terakhir sakaratul mautnya, malaikatpun akan menunjukkan surga yang akan menjadi rumahnya kelak di akhirat, dan berkata padanya, “Bergembiaralah, wahai sahabat Allah, itulah rumahmu kelak, bergembiralah dalam masa-masa menunggumu”.

Wallahu a’lam bish-shawab.

Saturday, October 31, 2009

Al Fatihah buat Ayah Hazami

[Kenangan bergambar ketika majlis pernikahan adik bongsunya]

Al Fatihah buat AlMarhum Hj Ahmad yang merupakan ayah kepada penyanyi terkenal Hazami. Beliau telah pergi ke rahmatullah pada hari Rabu yang lalu dan jenazahnya dikebumikan pada hari Khamis iaitu keesokkan harinya.

Saya beserta keluarga turut mengambil peluang menziarahi jenazah Almarhum yang dikebumikan di Tanah Perkuburan Batu Muda. Kehadiran kami sekeluarga memang dinantikan kerana saya dan Hazami merupakan sepupu. Ayah beliau merupakan Abg Ipar kepada ayah saya. Pelik tapi benar. Itulah 'Pakcaq' saya.

Benarlah firman Allah yang mafhumnya, "Setiap yang bernyawa pasti akan MATI." Semoga tuhan menempatkan almarhum bersama roh para anbiya', sahabat dan solihin. Amin.


[Pergi tak kembali. KelihatanAbg Azidi yang bersongkok, Abg Asmadi, (Abg2 kepada Hazami) dipusara ayahanda]

Wednesday, October 21, 2009

Majlis Konvokesyen Ijazah Shariah (LLB.S)

[Ijazah Kali Kedua diberikan oleh DYMM Sultan Pahang]

Alhamdulillah, bersyukur ke hadrat Allah dengan limpah rahmat dan inayahnya dapat juga saya bergraduasi dengan segulung Ijazah Sarjana Muda Undang - Undang Shariah. Terima kasih yang tidak terhingga saya ucapkan kepada dua ibu bapa saya yang sanggup untuk bercuti semata -mata untuk mengiringi saya ke majlis konvokesyen yang penuh bermakna ini.

Terima kasih juga saya ucapkan kepada isteri saya yang membantu saya sepanjang menghadiri majlis ini. Mungkin konvokesyen tahun ini penuh dengan makna kerana pada tahun yang lalu majlis konvokesyen hanya dihadiri oleh mak dan ayah sahaja tapi pada tahun ini saya diberikan anugerah oleh Allah dengan bertemankan isteri.

Jazakumullah juga diucapkan kepada semua saudara mara,sahabat2, rakan2 dan para pelajar yang mendoakan saya dan mengirimkan mesej ucapan tahniah kepada saya. I'allah doakan kepada saya pada tahun depan sekiranya diizinkan, saya sekali lagi akan bergraduasi dalam Master in Banking Law (LL.M) utk kali ketiga. Salam mesra semua!!!

[bersama bonda, isteri dan adik bongsu]

[Dua pasang pengantin lelaki utk Kelas Shariah 2008]

[Bersama Sidiq, Adam dan Pokdin dari kiri]

[bersama Isteri di luar dewan konvo]

Wednesday, October 14, 2009

Sekitar Aidil Fitri di Kedah 09

[bersama Khairul Fikri dan isteri, Pelajar Dental UIAM]

[Sepupu yang manja di rumah Terbuka Bedong]

[Rakan2 dari KL yang datang beraya di Bedong]

[Bersama YB Zulkifli Nordin sewaktu hari raya]

Sambutan AidilFitri tahun ini menjanjikan seribu satu kenangan dan memori apabila menyambutnya buat kali pertama sebagai suami orang. Raya pertama di kampung nenek di Kulim Kedah dan disusuli dengan kampung isteri di Alor Setar. Khutbah raya di Kulim begitu tersentuh apabila disampaikan oleh YB Zulkifli Nordin, Ahli Parlimen Kulim.

Saya masih lagi mengingati beberapa isi penting yang disampaikannya. Antaranya dengan ehsan dari blognya yang telah saya ringkaskan:

1.Pengertian Taqwa
Sahabat bertanyakan Saidina Umar R.A tentang taqwa. Beliau menjawab dengan bertanya semula, Bagaimana kamu jika berjalan dimalam hari yang gelap gelita dijalan yang penuh ranjau dan duri dalam keadaan mata tertutup?" Sahabat menjawab, "sudah tentu kami akan berjalan dengan penuh hati-hati". Kata Saidina Umar, "itulah kehidupan didunia, penuh ranjau dan duri yang kamu tidak nampak".

Saidina Umar menyambung lagi dengan bertanyakan soalan, "bagaimana kamu pada masaya yang seperti tadi tiba - tiba datang seorang bermata celik membawa memimpin kamu melalui jalan itu". Sahabat terus menjawab, "sudah tentu sangatlah mudah perjalanan kami". Lantas Saidina Umar menjawab, "Itulah yang disebut ALLAH dalam al Baqarah sbg firmanNya yang bermaksud Itulah Al Quran, kitab yang tidak ada keraguan sedikit pun padanya, menjadi penyuluh dan petunjuk bagi orang yang bertaqwa, iaitu orang yang beriman dengan perkara yang ghaib (yang dia tidak nampak)".

2.Pengertian Iman
Puasa telah mengajar erti Iman. Kalau ibadah lain orang akan nampak amalan kita. Solat, haji, zakat dan lain-lain, semuanya orang nampak. Namun puasa suatu ibadah yang orang tidak akan nampak dan tahu. Hanya ALLAH dan kita sahaja yang tahu. Itulah iman-meyakini perkara yang ghaib.

3. Amalan Sunnah Nabi
Adalah menjadi tuntutan Islam supaya kita sentiasa mengamalkan sunnah nabi. Selain bersalam dan mengucapkan selamat hari raya, lebih afdhal diiringi dengan ucapan "taqobbalallah minna waminkum-moga ALLAH menerima semua 'amal 'ibadah kalian dibulan Ramadhan", dan hendaklah dijawab "minna waminkum taqobbal ya kareem-moga ALLAH menerima 'amal 'ibadah kamu juga". Ini merupakan antara amalan yang dilakukan oleh Nabi sekita menyambut Eid Mubarak sewaktu hayatnya.

Sunday, August 16, 2009

Jom Survey Kereta!!!

[Ketika dalam bahagian pemanduan Ferrari]

[Kereta yang saya 'order' untuk minggu depan jejak di bumi Gombak]

Hari Jumaat yang lepas, ketika keluarga saya baru tiba dari Kedah, ayah saya mengajak untuk mengunjungi saudara saya yang merupakan ahli perniagaan di Damansara Utama. Sewaktu saya bersekolah di Maktab Mahmud dulu saya begitu rapat dengan keluarganya. Ketika itu, beliau menguasai perniagaan karpet di negeri Kedah.

Kini beliau melebarkan pengaruh melalui perniagaan automobil. Saya berpeluang menyaksikan puluhan kereta mewah tersusun di kedainya. Kalau anda mempunya keinginan untuk memiliki sebuah kereta mewah bolehlah bersua dengannya di LX Mode di Plaza Damansara Utama. Ketika ini, hasil jualan keretanya sudah berjaya meliputi personaliti, menteri dan orang kenamaan.

Saya sempat berbual panjang dengannya tentang Ferrari F430. Sebuah kereta dengan kuasa CC3500. Kelajuannya 100mph dalam 7.5 saat. Hebat bukan?Tetapi untuk memilikinya anda memerlukan duit hampir satu juta ringgit (RM1M). Semasa saya datang melihat2 kereta di sekililing, sepupu saya iaitu Dato' Haji Zaharudin, bertanya,"Nak kereta mana?." Saya pun tanpa segan silu terus menunjuk kereta Ferrari. Apa yang mengejutkan ialah beliau terus memanggil 'Salesman' dengan katanya, "Ambil kuci kereta dan hidupkan kereta untuk Hafiz."

Subhanallah! Itulah kalimah yang keluar apabila kereta itu dihidupkan dengan menekan butang 'Engine Start'. Kalau kereta biasa kita selalu menghidupkan dengan memulaskan kuncinya tetapi kereta Ferrari hanya dengan menekan butang. Kereta itu tiada pedal untuk menukar transmisi gear tetapi dengan mengguna transmisi gear pada stereng sahaja. Sungguh Menakjubkan!

Perkara yang menarik untuk dikongsi ialah bagaimana beliau berjaya dalam kehidupannya. Apabila saya bertanyakan satu soalan mudah padanya iaitu: Apakah kepercayaannya dalam kejayaan di bidangnya kini?Jawapannya pun mudah iaitu apabila kita ingin menjadi ahli perniagaan berjaya, kita perlu menguasai dulu apa itu perniagaan. Kefahamannya mudah iaitu, anda perlu mempunyai ILMU dan PENGALAMAN dalam suatu bidang. Kalau anda sudah punyai kedua struktur utama ini, I'allah anda akan berjaya di setiap lapangan.

[Enjin Ferrari di belakang bonetnya]

[Stereng Ferrari F430 yang sempat saya pegang dan hidupkannya]

[Bersama isteri dalam Ferrari f430, di sebelahnya Bentley 6000CC, kereta salun palu laju di dunia]

Wednesday, July 29, 2009

Selamat Hari Lahir Buat Isteri dan Mak tersayang!!!

Rohani Bt Bakar (27 Julai 1960)
Semalam genaplah ibuku berusia 49 tahun (1960-2009). Setelah sekian lama mendidikku bermula di saat 30 Julai 1984, sehingga kini. Bagi saya tiada yang lebih istimewa selain ibu saya. Begitu komited menjaga dan mendidik saya. Mendampingi ketika susah dan perit. Melayani karenah nakal dan buasku ketika di usia kanak-kanak, remaja dan dewasa. Terima kasih Mak! Tidakkan kulupakan segala jasamu. Semoga dipanjangkan umur, dibarakahi rezeki yang halal dan dipayungi rahmat Ilahi.



Siti Nabilah bt Sulaiman (24 Julai 1987)
Buat isteri tercinta yang masih lagi menuntut di UIAM. Selamat Hari Lahir. Setia menanti dan bersabar atas karenah rutin harianku. Terima kasih kerena menjadi isteri solehah dan paling memahami. Semoga diberikan kejayaan dalam pengajian dan dikurniakan zuriat yang sejahtera. I'allah.

Friday, May 29, 2009

Jemputan Pernikahan Hafizbad & Nabilah


















(Nabilah & Hafiz)

Bismillahirrahmanirrahim
Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Mengasihani

Dengan ini saya dengan segala hormatnya menjemput seluruh pembaca budiman untuk hadir ke Majlis Pernikahan saya:

(Rumah Pengantin Perempuan-Siti Nabilah Sulaiman)
Tarikh: 31 Mei 2009
Hari: Ahad
Alamat: No. 103, Taman Ria, Jalan Inai, Kota Tanah, Seberang Perak, ALor Setar, Kedah

DAN

(Rumah Pengantin Lelaki-Muhammad Hafiz Badarulzaman)
Tarikh: 7 Jun 2009
Hari: Ahad
Alamat: 15/3 Taman Bersatu, Bedong, Sg Petani, Kedah


Disertakan bersama Pelan ke Rumah Pengantin

[Rumah Pengantin Lelaki-Hafizbad]

[Rumah Pengantin Perempuan-Nabilah]

Monday, March 23, 2009

Minggu - Minggu Terakhir yang Meletihkan!!!

Minggu ini merupakan antara minggu yang meletihkan. Namun saya tetap positif dalam semua tindakan dan bersedia menerima cabaran. Jom temani saya dalam mengharungi segala cabaran ini. Saksikan kehangatannya!!!

Berikut senarai 'test' yang telah dan bakal saya hadapi:

20 Mac 09 - Islamic Banking & Finance
21 Mac 09 - Suksis
23 Mac09 - Fiqh Zakat
25 Mac 09 - Maqasid Syariyah

Berikut aktiviti sampingan yang telah dan bakal dihadapi:

18 Mac 09 - Study Circle UIA
18 Mac 09 - 'Submission' penulisan saya ke akhbar mingguan
19 Mac 09 - Ceramah di Kem Ibadah Surau Amadiah Kg Kerdas Gombak
19 Mac 09 - Pengajian USIM
22 Mac 09 - Kelas Bimbingan Al Quran
23 Mac 09 - Kelas Bimbingan Al Quran
24 Mac 09 - Kelas Bimbingan Al Quran
25 Mac 09 - 'Submission' penulisan saya ke akhbar mingguan
25 Mac 09 - Kelas Bimbingan Al Quran
26 Mac 09 - Pengajian USIM
27 Mac 09 - Ceramah Kepimpinan Sek Keb Cheras Perdana

Semoga dengan berkat doa rakan - rakan pembaca, segala urusan saya dapat dipermudahkan, Insya Allah.

Friday, February 6, 2009

Hafizbad: Antara Graduasi dan SUKSIS

[Kenangan Di Kem PGA Ulu Kinta, Perak]


[Bergambar selepas konvo, di sisi-Majistret Gua Musang, Hayyi]

[Graduan Ijazah Pertama Sarjana Muda Undang - Undang]

Minggu lepas ketika dalam latihan kawad, saya dan rakan sempat untuk belajar kawad bersenjata. Sedar atau tidak kini sudah tiga tahun saya menyertai badan beruniform dan bulan Jun ini bakal menamatkan segala pengalaman indah bersama Kor Sukarelawan Siswa – Siswi Polis (SUKSIS).

Terkenang kembali pengalaman, sudah pasti segalanya bakal terungkap. Bermula dengan, Team Building Camp di Bentong, Pahang; Lawatan Muzium Polis, Kuala Lumpur; Latihan Bersenjata, Ulu Kinta, Perak; Kompas dan Pandu Arah, Tupah, Bedong, Kedah dan terakhir di Mes Pegawai Kanan PDRM, Langkawi, Kedah. Kalau dibaca semua tempat ini, banyak ilmu baru dan disiplin yang telah dan sempat saya kutip.

[Latihan Asas Menembak di Ulu Kinta]

[Sekitar Kawad mewakili IPTA peringkat Kebangsaan untuk Perayaan Kemerdekaan 08]

[Perbarisan sebelum berkhemah di hutan Tupah]

[Ketika perbarisan utk Sambutan Jubli Perak UIA 08]

Namun persoalan yang pasti berlegar di sekeliling ialah kenapa saya masih lagi dalam SUKSIS. Sudah beratus dan beribu kali ditanya soalan yang sama. Hari ini biarkan saya leraikan semua.

Pada tahun 2007, saya mula memasuki badan beruniform ini secara sukarela. Ketika dalam sesi temuduga, saya telah ditanya oleh Timbalan Pengarah Bahagian Pengurusan Bukit Aman tentang adakah saya bersedia untuk berada dalam badan uniform tanpa dimasukkan dalam Testimonial Universiti dan tanpa dikira PNGK dalam ‘graduation status’ saya. Jawapan yang saya beri adalah mudah, YA.

Oleh itu, saya merupakan anggota SUKSIS yang ‘lama’ dan hampir keseluruhan jarak perbezaan umur antara saya dan anggota lain ialah 2 TAHUN Lebih Tua.

Pada tahun 2008, saya sudah bergraduasi. Saya Berjaya menamatkan pengajian dalam bidang undang – undang (LL.B) di UIAM. Kini, meneruskan pengajian dalam ijazah kedua, bidang undang – undang Shariah. Walaupun begitu, disebabkan saya masih belum lagi Tamat Latihan SUKSIS, maka saya menghabiskan usia senja saya mengikuti latihan ini. Biarpun saya bakal menamatkan pengajian dalam ijazah kedua pada tahun ini, bolehlah saya katakana tahun 2009 ialah tahun yang paling bahagia dan dinantikan. Tunggu…

Wednesday, January 28, 2009

Majlis Pernikahan Sepupu-Azlee

[Santapan beradab]

[Nielah sepupu saya-Azlee]

Sudah dua hari family saya berada di bumi metropolitan ini. Sasarannya satu iaitu untuk meraikan majlis persandingan mempelai sejoli (Azlee dan Isteri) di Pantai Hill Park, Lembah Pantai. Majlis ini disambut girang gemirang dengan kehadiran seluruh keluarga Abu Bakar Shafie dan keluarga di sebelah bapa Azlee, Pak cik Zaraie.

Mak dan Ayah saya sekarang mula terasa seolah2 hari bermakna itu (Walimah) semakin dekat dengan keluarga kami. Kini ayah hanya menghitung hari dan dia sudah mula berkira2 bilangan jemputan, ‘preparation cost’ dan sebagainya. Apatah lagi dengan keluarga yang besar, ayah kini mula membuat jadual dan pembahagian rumah untuk tumpangan sanak saudara mahupun rakan2 saya.

Apapun saya memang puji kenduri Azlee, meriah dengan kumpulan kompang, khemah yang banyak dan sebagainya. Memang kos yang tinggi bagi mereka yang berkemampuan. Namun bagi saya kenduri ini tidak lebih sebagai iklan kepada orang ramai tentang pasangan yang baru berkahwin. Kepada mereka yang mampu, berbelanjalah secara sepatutnya dan kepada mereka yang tidak berkemampuan, nasihat saya mudah iaitu jangan sehingga perbelanjaan perkahwinan membebankan kita dengan HUTANG semata2 untuk mencapai angan – angan kononnya ‘wedding of the year’. Fikir-fikirkan.

Sunday, November 23, 2008

Pertunangan Kakngah !!! | 231108

[Bersama kakngah yang masih lagi dalam persalinan pertunangan]

[hantaran pihak lelaki]

Semalam satu majlis keraian pertunangan adik saya telah berlangsung dengan selamat. Seronok bila melihat telatah orang tua – tua nak mula majlis peminangan ini. Bermula dengan bahasa kiasan kuno seperti kumbang, bunga di taman dan sebagainya menandakan bahawa kita masih lagi mengamalkan adab sopan dan tatasusila Melayu. Saya merasa bangga dan bersyukur kerana punya bangsa yang masih lagi sayangkan bahasa dan adat.

Namun tidak keterlaluan untuk saya menyebut bahawa biarlah AGAMA itu Melangkaui ADAT. Bagi saya secara peribadi, AGAMA sahaja merupakan jalan keluar untuk memacu kehidupan kita. Jangan biarkan pepatah melayu Biar Mati Anak, Jangan Mati Adat menguasai budaya kita. Ini boleh menyebabkan kita mengutamakan sesuatu perkara yang kadangkala bertentangan dengan kehendak syarak. Moga kita semua selamat dan sejahtera dalam Naungan Ilahi.

[Yang pelik & Yang Jelik-Semua nie sepupu]

[Gambar pihak lelaki dalam rumah saya]

Beberapa perkara yang sempat saya perhatikan sepanjang majlis pertunangan:

1. Adab dan sopan seseorang yang bertunang (selalunya wanita - perlu berhias).
2. Satu majlis untuk meletakkan harga hantaran dan mas kahwin.
3. Majlis persarungan cincin pertunangan oleh bakal ibu mertua.
4. Hantaran pertunangan yang ‘simple’ tetapi masih lagi dalam bilangan ganjil dan nisbah 1:2 (lelaki & perempuan)

Nota kaki: Kebiasaannya sekiranya seseorang yang bertunang dan bakal berkahwin awal dari kakak atau abang (langkah bendul) maka perlu dihadiahkan sepersalinan sebagai hadiah kepada kakak atau abang yang belum berkahwin.

Saya ucapkan juga khas buat rakan – rakan saya yang sedang tengah ‘berketar’ nak berkahwin pada bulan hadapan dengan ucapan, “Selamat Pengantin Baru dan Semoga Kekal ke Anak Cucu!!”

Friday, October 3, 2008

Aidilfitri 1429H di kampung

[Cuba teka sapa bapa depa..??]

[Salam lebaran dari saya dan keluarga]

Aidilfitri 1429H disambut dengan penuh sederhana. Tahun ini tidak semeriah tahun sebelumnya kerana rata2 makcik dan pakcik semua pulang ke kampung. Namun keluarga saya tetap seperti biasa iaitu walau tiada siapa pun pulang ke kampung, kami tetap dengan gaya kami. Versatile, vogue dan penuh keinsafan. Astaghfirullah. Semoga Allah mengampuni kata2ku ini.

Beberapa perkara penting sepanjang Aidilfitri perlu kita perhatikan:

1. Ziarah Menziarahi
Semangat kunjung mengunjung perlu dikekalkan untuk mengikat silaturahim. Raya bukan bermaksud menonton televisyen semata dan berhibur secara bersuka ria tetapi ia perlu disambut dengan penuh kesyukuran kerana kita meraikan hari kemenangan iaitu kembalinya kita kepada fitrah. Maka konsep ziarah menziarahi perlu dipertahankan.

2. Kurangkan makan
Mungkin ini yang gagal kita hayati bersama. Bila sebut kembali kepada fitrah maka perkara pertama yang difikirkan ialah makan sepuas2nya sebab kembali fitrah. Jangan kita berpandangan seperti ini. Mafhum Al Quran, Allah berfirman:- “Makanlah, minumlah tetapi jangan berlebihan.” Keputusan di tangan anda. Anda mampu mengubahnya.

3. Ziarah Kubur
Amalan ini satu amalan yang mulia. Kekadang kita terlampau fikirkan dunia sehingga kita terdetik yang kita akan hidup selama2nya. Bukankah takabbur itu namanya. Oleh itu, ziarah ini mengingatkan kita kepada kematian. Kematian ini akan membawa kehidupan kita lebih berkat dan selamat.

4. Puasa Enam
Ramai yang beranggapan bahawa habisnya Ramadhan maka habislah tanggungjawab kita untuk berpuasa. Jawapan itu SILAP dan SALAH. Nabi telah menjanjikan bahawa barangsiapa yang berpuasa enam maka seakan berpuasa setahun lamanya. Amalan ini satu amalan yang terpuji kerana ia seakan ingin menyempurnakan puasa Ramadhan. Bahkan ia juga untuk menampung ‘lacuna’, dan ‘loopholes’ yang berlaku dalam universiti Ramadhan yang lalu.

Banyak lagi tips yang boleh kita amalkan sepanjang buan syawal ini tetapi kita perlukan kepada istiqamah dan mulazamah. Semoga Allah mengekalkan semangat Ramadhan dalam menghayati bulan fitrah ini.

Tuesday, September 30, 2008

Malang Tidak Berbau!!!

[Keadaan dalaman setelah cermin tingkap yang dipecahkan]

[Tingkap sisi kiri penumpang 'diratah' penyangak tarbus]

[nombor plat pun hilang-mungkin ada 'ong' kot nombor tu]

[roadtax yang baru 'renew' pun kena balas]

['cap' tayar pun sekali dia sapu-macam ali baba kasim selamat]

Malang tidak berbau. Tepat sekali pepatah melayu yang dapat kita buktikan kebenarannya. Dalam sehari dua sebelum kita menyambut kegembiraan Aidilfitri, Allah sekali lagi menguji jiwa insan yang kerdil ini dengan bala bencana mungkin sebagai tanda kasih dan sayang serta kifarat dosa lampau.

Alhamdullilah dan bersyukur kepada Allah yang masih sayangkanku, walaupun keta dan hartaku dirampas, tapi Allah masih membiarkan ruh mengisi tubuh jisim badanku. ini antara cubaan yang paling besar diuji keimanan dan keredhaan seoranbg hamba.

Jaket AIKOL, nombor plat keta, roadtax, smart tag, duit syiling, stiker keta (jihad jalan kami), cap tayar suma dikebas ala2 penyamun tarbus. Kejadiaan dianggarkan berlaku dihadapan jalan rumah dalam jam 3.00am-4.00am. Walau apa berlaku, ini hnayalah bala kecik. Tetiba hati ini teringat sepotong hadis yang mafhumnya, "Cubaan dan dugaan yang paling besar ialah cubaan yang ditanggung para nabi" Kalau sekadar tingkap dipecah dan harta dicuri, ini hanyalah cubaan kecik. Kepada sahabat yang dikasihi, pastikan kereta anda dikuci setiap masa.

Saturday, September 20, 2008

Berbuka Bersama YAB Datuk Seri Ahmad Said

[Perwakilan UIA bersama YAB Menteri Besar Terengganu]

Malam tadi saya sempat meluangkan masa bersama rakan saya untuk menghadiri Majlis Berbuka Puasa anjuran Persatuan Anak – Anak Terengganu di Perantauan (PESAT). Majlis ini berlangsung dengan begitu meriah sekali apabila turut dihadiri oleh Menteri Besar Terengganu, YAB Datuk Seri Ahmad Said. Yayasan Terengganu merupakan penganjur utama yang memberikan sponsor kepada majlis ini.

[Dewan berlangsungnya Grand Iftar]

Sebenarnya program ini dikhaskan kepada anak2 Terengganu sahaja tetapi disebabkan anak2 Terengganu di UIA masih lagi dapat dilihat kelompangan maka saya diajak untuk bersama memeriahkannya di sebuah dewan Felda bertempat di Jalan Semarak KL.

Saya juga amat tersentuh kepada beberapa ‘points’ penting yang dibawakan oleh Menteri Besar Terengganu itu. Antaranya berkaitan perubahan yang telah dibawa olehnya setelah merangkul kemenangan dalam PRU 12 yang lalu. Tambahan lagi, kegembiraan begitu terpancar di wajahnya apabila PM telah memberikan semula royalty kepada kerajaan yang sah ini. Banyak kelebihan yang telah beliau berikan kepada anak2 Terengganu termasuklah menyara 100 pelajar ke luar Negara dan yang terbaru beliau berjanji untuk memberikan perkhidmatan bas percuma pergi dan balik Terengganu untuk sambutan raya tahun ini.



Walaupun, berita ini disampaikan oleh menteri besar yang bukan bertanggungjawab di negeri saya, dan bukan juga negeri saya yang mendapat kelebihannya, namun saya yakin dan percaya kelebihan dan kehebatan negeri saya (KEDAH) turut dirasai cumanya dari segi promosi dan informasi yang tidak sampai kepada rakyat. Inilah antara kelemahan yang dilalui oleh Pakatan Rakyat kerana mereka gagal menyampaikan maklumat seluasnya kepada rakyat Malaysia. Maka segala tohmahan, fitnah dan cerca mula tesebar sehingga penduduk secara umumnya mudah terpengaruh akan cerita yang dibaca mahupun yang ditonton melalui media massa.

Kita berdoa agar walau negeri manapun kita berada, Allah akan memayungi rahmat dan inayah serta mengampunkan dosa dan tindakan para pemimpin kita. Ameen.

[Kereta Kerajaan yang Kontroversi-Air Mata Rakyat]

[berlatar belakangkan papantanda Kumpulan Felda Holdings Berhad]

Thursday, September 18, 2008

YB Azmin Ali di UIA | 170808

Majlis Iftar yang dianjurkan oleh Mahallah Bilal, UIAM sedikit sebanyak telah merubah landskap semasa penerimaan UIA terhadap mana - mana ahli parti politik. Terbaru, Ahlijawatankuasa Majlis Perwakilan Kolej Mahallah Bilal telah menjemput Ahli Parlimen Gombak yang juga merupakan Naib Presiden Parti Keadilan Rakyat Malaysia, YB Azmin Ali, untuk bertandang ke majlis ramah mesra bersama para pelajar dan Ahli Parlimen Gombak.

Majlis tersebut dimulakan pada jam 6.30pm dengan ucapan tetamu dan seterusnya ucaptama oleh Yb Azmin Ali. Banyak perkara yang disentuh oleh YB Azmin Ali yang seharusnya diambil iktibar oleh para pelajar. Antara isi utama yang dibawakannya ialah tarikh keramat 17 Ramadhan yang menyaksikan perubahan kuasa dari wahyu diturunkan kepada Muhammad untuk menjadi Khalifah dimuka bumi. Tidak salah saya katakan bahawa ucapan beliau pada petang itu sangat bersemangat dan menghidupkan kembali nostalgia saya yang lalu diambang keremajaan mahasiswa dulu.

Sesi yang lebih menarik ialah sesi ramah mesra selepas Majlis Berbuka Puasa apabila para pelajar dibenarkan utk berkongsi pandangan dan persoalan kepada YB Azmin. Soalan menarik dimulakan oleh Pengarah Program tersebut, Saudara Syamir, yang juga merupakan Mantan Presiden GPMS UIA, yang lebih berbaur politik seakan ingin memerangkap YB Azmin Ali agar tidak dapat lagi masuk ke UIA. Soalannya berkisar dengan penahanan YB Teresa Kok dan pandangan diminta dari YB Azmin ALi.

Setelah soalan pertama diberikan berkaitan politik, maka sudah pasti soalan kedua turut diputarkan 'on the same track' iaitu berkaitan AUKU dan Kes Dato' Ahmad Ismail. Jawapan yang diberikan oleh YB Azmin Ali munasabah dan diterima akal. Belaiu berkali2 mengingatkan kepada mahasiswa yang pada waktu tu bahawa anak2 muda perlu berani untuk menyatakan perubahan kepada apa2 perkara kalau perkara itu bertentangan dengan prinsip keadilan sejagat.

[Bersama Ahli Parlimen Gombak YB Azmin Ali]

Yang pasti malam itu, menjanjikan seribu satu kenangan buat saya apabila inilah kali pertama saya bersua dengan YB Azmin Ali dan berkongsi pandangan bersamanya apatah lagi melihat secara 'live' gaya seorang pemidato yang berwibawa walaupun belai